Daftar Blog Saya

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Villains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Villains. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 September 2016

Cottonmouth (Cornell Stokes)


Cottonmounth adalah salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Sosok yang antagonis ini diciptakan oleh Len Wein sementara ilustrasi gambarnya dibuat oleh George Tuska. Cottonmouth pertama kali muncul pada komik berjudul Power Man #18 yang diterbitkan Marvel pada bulan Juni 1974. Cottonmouth juga muncul pada serial Luke Cage yang ditayangkan Netflix.

Siapakah Cottonmouth? Pada komiknya, tak dijelaskan secara gamblang mengenai asal usul tokoh ini. Namun tokoh yang memiliki nama asli Cornell Stokes Cottonmonth tersebut merupakan bos penjual obat bius terbesar di New York. Ketika Willis Stryker (Diamondback) ingin menjebak Luke Cage karena ingin balas dendam atas rasa sakit hatinya, Diamondback mencuri pengiriman heroin dari organisasi yang dipimpin Cottonmouth.


Setelah tertangkap polisi karena jebakan Diamondback, Luke Cage mencoba melacak asal muasal dari obat terlarang yang menjeratnya tersebut. Melihat aksi yang dilakukan Cage, Cottonmouth malah berusaha mengajak Cage untuk bergabung dengan organisasi miliknya. Cage yang saat itu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Diamondback dan Cottonmoth akhirnya menyetujui tawaran tersebut. Cage bahkan mendapat kepercayaan penuh dari Cottonmouth setelah berhasil mengirimkan narkoba dengan jumlah besar ke tempat yang paling beresiko di New York.

Salah satu superhero yang kerap menghalangi jalan kejahatan Cottonmouth adalah Power Man. Pada komiknya, Power Man bahkan pernah menghajar Cottonmouth habis-habisan hingga gigi bos narkoba tersebut rontok. Karena hal tersebut, Cottonmouth kemudian menggunakan gigi palsu tajam yang terbuat dari logam.



Sebagai seorang tokoh antagonis, Cottonmouth tak memiliki kekuatan super. Ia hanya bos organiasasi narkoba yang memiliki anggota yang sangat banyak. Karena hal tersebut, polisi sangat sulit menangkap Cottonmoth. Cottonmouth juga memiliki gigi palsu yang tajam karena dimodifikasi agar bisa mengigit dengan fatal. Dengan rekontruksi bionik, rahang Cottonmouth menjadi sangat kuat sehingga ia bisa mengigit dengan kekuatan yang bisa merusak sesuatu. Ia bahan bisa menghancurkan beton dengan giginya. Tak hanya itu, Cottonmouth juga memiliki pengetahuan tentang berbagai macam racun. Hal tersebut ia lakukan untuk menghindari dirinya diracuni oleh para saingannya.

Selasa, 20 September 2016

Diamondback (Willis Stryker)


Diamondback merupakan salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh ini diciptakan oleh seniman bernama Mark Gruenwald dan ilustrasinya diciptakan oleh Paul Neary. Tokoh Diamondback sendiri sebenarnya ada dua versi. Pertama adalah versi wanita bernama Rachel Leighton dan yang lain adalah versi pria bernama Willis Stryker. Kali ini Marvelogy akan mengupas Diamondback versi Willis Stryker yang juga muncul dalam serial Luke Cage yang ditayangkan di Netfilx.

Siapakah Willis Stryker atau Diamondback? Willis lahir dan besar di Harlem, Kota New York. Ia tumbuh besar bersama sahabatnya yang bernama Carl Lucas yang juga nantinya akan menjadi rekan kerjanya. Kehidupan Willis sangat akrab dengan aksi kejahatan dan kriminal. Saat muda, Willis bahkan bergabung dengan anggota geng bernama The Rivals. 


Bersama dengan Carl Lucas, Willis sering kali melakukan aksi kejahatan dan terlibat perkelahian dengan The Diablos yang merupakan geng saingan mereka. Terus melakukan kejahatan membuat Carl sadar dan kemudian bertobat dengan mencari pekerjaan jujur. Carl bahkan mengubah namanya menjadi Luke Cagedemi membuang rasa bersalahnya pada kelakuan lamanya. Berbeda dengan Carl, Willis malah semakin terjerat dalam dunia geng dan mafia. Walaupun berbeda jalan kedua sahabat sejak kecil tersebut masih menjalin hubungan akrab.

Pertikaian antar kedua sahabat tersebut terjadi saat seorang wanita bernama Reva Connor hadir dalam kehidupan mereka. Kedua sahabat tersebut mencintai wanita yang sama, namun reva lebih memilih Luke Cage karena pekerjaannya yang jujur. Hal tersebut membuat Willis sangat cemburu dan marah. Willis pun kemudian menjebak Cage dengan menempatkan narkoba di rumahnya sehingga Cage kemudian dipenjara. Tak hanya itu, Willis yang dijuluki sebagai Diamondback oleh anak buahnya tersebut selalu menginginkan Cage mati untuk menghapus rasa sakit hatinya.



Sebagai seorang anggota mafia, Diamondback memiliki kemampuan beladiri yang sangat baik. Kebiasaanya yang sejak kecil berkelahi di jalanan membuat Diamondback mahir. Saat beraksi Diamondback membawa sebilah pisau yang sudah dimodifikasi. Pisau tersebut mampu mengeluarkan gas beracun, bahan peledak, dan juga sensor mengacau elektronik. Dengan kemahirannya dalam melempar pisau, Diamondback mampu membunuh lawan-lawannya dari jarak jauh. 

Shocker (Herman Schultz)


Shocker adalah salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh yang kerap menjadi antagonis ini diciptakan oleh Stan Lee dan John Romita, Sr. Tokoh Shocker pertama kali muncul pada komik berjudul The Amazing Spiderman #46 yang diterbitkan pada bulan Maret 1967. Pada komik tersebut, Shocker berhadapan dengan sang manusia laba-laba, Spider-Man.

Siapakah Shocker? Ia memiliki alter ego bermana Herman Schultz. Herman lahir di kota New York. Herman terlahir dengan otak jenius, namun keadaan hidup membuat dirinya harus putus sekolah dan tak melanjutkan studinya. Karena putus sekolah dan tak memiliki masa depan yang baik, Herman menggunakan kejeniusannya untuk melakukan tindakan kriminal. Ia meretas data-data penting pemerintahan dan juga merampok bank secara virtual. Aksi kejahatannya bahkan terkenal di seluruh dunia. Namun sayang, aksi tersebut tak berlangsung lama karena ia kemudian tertangkap dan akhirnya di penjara.



Di penjara, Herman tak hanya diam. Ia secara sembunyi-sembunyi menciptakan alat untuk melarikan diri. Herman kemudian membuat sepasang sarung tangan yang mampu menembakan tekanan udara dengan frekuensi tinggi. Ia kemudian dapat melarikan diri dari penjara dengan bantuan senjata canggih tersebut. Sejak saat itu media menyebutnya sebagai penjahat bernama Shocker.

Shocker merupakan salah satu musuh yang sering bertarung dengan Spider-Man. Manusia laba-laba tersebut bahkan kalah dengan tembakkan frekuensinya. Spider-Man saat itu tak mampu menahan serangan tersebut lantaran tangan kirinya terluka akibat cakaran dari Lizard. Meskipun begitu Spider-Man juga sering memenjarakan Shocker.


Sebagai seorang penjahat super, Shocker memiliki kemampuan yang bersumber dari sarung tangan yang ia gunakan. Sarung tangan tersebut dijuluki “Vibro-Shocker”. Dengan benda tersebut, Shocker dapat menembakkan tekanan udara terkompresi sehingga menyebabkan dampak dorongan yang kuat. Tekanan udara yang dibuat Shocker sangat kuat. Ia bahkan bisa merobohkan beton dengan kekuatan tersebut. Sarung tangan tersebut juga dapat membantu Shocker melarikan diri dari kejaran polisi. Ia mampu melakukan lompatan yang tinggi dengan mengarahkan sarung tangan tersebut ke tanah.

Kamis, 28 Juli 2016

Sandman (Flint Marko)


Sandman adalah salah satu karakter fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh ini diciptakan oleh Stan Lee dan Steve Ditko. Sosok yang digambarkan sebagai penjahat super ini pertama kali muncul pada komik berjudul The Amazing Spider-Man #4 yang diterbitkan pada bulan September 1963. Sandman merupakan tokoh penjahat super yang digemari pembaca. Tokoh ini bahkan berada di peringkat 72 dari 100 daftar penjahat komik terbaik versi IGN pada tahun 2009 dan muncul sebagai penjahat di film Spider-Man 3 (2007).

Siapakah Sandman? Ia memiliki identitas asli bernama William Baker sebelum akhirnya ia mengubah nama menjadi Flint Marko. Pria yang lahir di Queens, New York ini sengaja mengubah namanya pasca keluar dari penjara setelah hidupnya hancur karena diusir dari klub sepakbola. Nama tersebut juga ia gunakan agar ibunya tak mencarinya setelah keluar dari penjara.

Setelah keluar dari penjara, saat SMA Marko tengah berjalan di sebuah situs pengujian nuklir di depan pantai Savanah, Georgia. Di tempat tersebut terdapat pasir yang telah terkena radiasi reaktor eksperimental. Ternyata pasir tersebut juga masuk ke dalam tubuh Marko dan mengubah molekul-molekul di tubuhnya menjadi seperti pasir. Sejak saat itu, Marko bisa mengubah dirinya seperti gundukan pasir dan dijuluki Sandman (Manusia Pasir).


Pada komiknya, Spider-Man merupakan superhero yang sangat dibenci oleh Sandman. Pasalnya Manusia laba-laba tersebut pernah mengalahkannya habis-habisan dengan menyedot sandman ke dalam vacuum  cleaner raksasa. Karena itu, Sandman bergabung dengan Sinister Six untuk mengalahkan Peter Parker. Sandman dan Sinister Six sengaja membangun rencana untuk mengalahkan Spider-Man dengan menjebaknya di ruang kedap udara. Sayangnya saat itu Sandman kembali kalah karena paru-paru sang manusia laba-laba lebih kuat.

Cerita yang berbeda digambarkan pada versi filmnya. Pada film Spider-Man 3, Flint Marko digambarkan sebagai seorang ayah yang terpaksa menjadi kriminal demi membiayai pengobatan anaknya yang sakit keras. Saat dalam pelarian kejaran polisi, Marko terjebak dalam pengaduk pasir raksasa yang terkena radiasi.



Sebagai penjahat super, Sandman memiliki kemampuan untuk mengubah bentuk tubuhnya. Ia bisa memadatkan tubuh ataupun menyebar dalam bentuk partikel (debu). Hal tersebut membuat sandman kebal terhadap pukulan sekeras apapun. Sebagai identitasnya, Sandman selalu mengenakan kaus garis-garis hijau dan celana berwarna pasir. Tak hanya mengubah bentuk, Sandman juga bisa nyerap pasir yang ada disekitarnya untuk membuat tubuhnya lebih besar. Namun Sandman memiliki kelemahan. Ia sangat lemah terhadap air. Jika ia terkena air maka kemampuannya mengontrol partikel pasir menjadi hilang karena terlalu berat.a 

Selasa, 26 Juli 2016

Tinkerer (Phineas Mason)


Tinkerer adalah salah satu karakter fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh yang biasanya menjadi sosok antagonis ini diciptakan oleh Duo sineas Marvel, Stan Lee dan Steve Ditko. Tinkerer pertama kali muncul pada komik yang berjudul The Amazing Spider-Man #2 yang diterbitkan Marvel pada bulan Mei 1963. Tinkerer juga muncul pada film Spider-Man: Homecoming (2017).

Siapakah Tinkerer? Dia memiliki identitas asli bernama Phineas Mason. Phineas adalah sosok penemu yang cerdas. Ia juga seorang teknisi yang merancang alat-alat canggih terutama senjata untuk beberapa penjahat di Kota New York. Selain itu, Phineas juga memiliki toko reparasi senjata di bawah tanah dengan menyamarkannya sebagai toko reparasi radio. Salah satu ciptaannya yang terkenal adalah The Toy, sebuah robot hi-tech yang selalu membantunya melarikan diri dari kejaran polisi setiap ia ingin tertangkap. Karena kreasi dan ide-ide nya tersebut Phineas dijuluki Tinkerer.


Beberapa alat yang digunakan oleh para penjahat super diciptakan oleh Tinkerer. Ia menciptakan kostum yang digunakan oleh Misterio dan juga ekor yang digunakan oleh Scorpio. Tinkerer bahkan pernah disewa oleh Kingpin dengan biaya tinggi untuk membuat Spider-Mobile demi mengalahkan Spider-Man. Pada komiknya Tinkerer dipaksa bekerja untuk Vulture (Adrian Toomes) yang ingin membebaskan Nitro dari tahanan, namun alat yang digunakan oleh Tinkerer ternyata malah membuat dirinya tertangkap oleh polisi.

Tinkerer memiliki anak bernama Rick Mason, ia adalah seorang mata-mata kelas dunia yang bekerja untuk pemerintah Amerika Serikat. Walau Tinkerer dan sang anak merupakan sisi yang berlawanan, Tinkerer selalu menjalin hubungan yang baik dengan sang anak. Tinkerer bahkan kemudian berpindah pihak menjadi baik setelah anaknya tewas dalam menjalankan misi rahasia di Amerika Selatan. Parahnya, Sang anak tewas dengan senjata yang ia ciptakan sendiri. Sejak saat itu, Tinkerer tetap melakukan tugasnya sebagai reparasi senjata namun juga menjadi mata-mata yang memberikan semua informasi penjahat pada pemerintah.



Sebagai sosok antagonis, Tinkerer ternyata tak memiliki kemampuan super. Ia hanya memiliki kecerdasan yang luar biasa dan berpengetahuan luas tentang berbagai disiplin ilmu (ribet banget ya bahasanya? he...he...). Dengan kecerdasan yang ia miliki ia dapat menciptakan berbagai macam benda. Walau tak memiliki kekuatan super, Tinkerer merupakan sosok yang licin dan sulit ditangkap karena banyaknya penjahat super yang melindunginya untuk membalas budi.

Vulture (Adrian Toomes)


Vulture adalah salah satu karakter antagonis yang ada ada komik Marvel. Tokoh penjahat super yang dapat terbang ini diciptakan oleh Stan Lee dan Steve Ditko. Vulture pertama kali muncul pada komik yang berjudul The Amazing Spider-Man #2 yang diterbitkan pada bulan Mei 1963. Vulture juga menjadi musuh utama Spider-Man di film Spider-Man: Homecoming (2017).

Siapakah Vulture? Identitas sebenarnya adalah Adrian Toomes. Ia lahir di Staten Island, New York. Toomes merupakan orang yang jenius. Ia merupakan seorang insinyur elektronika yang cerdas. Bersama dengan temannya Gragory Bestman, ia membangun sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penerbangan. Namun suatu saat sahabat yang ia percayai tersebut mengkianati Toomes dengan melakukan penggelapan uang dan kabur begitu saja.

Karena marah dengan aksi temannya, Toomes kemudian merusak perusahaan yang dirintisnya bersama sahabatnya tersebut. Saat itu ia menemukan baju zirah bersayap hasil penelitian perusahaannya. Ia kemudian menggunakan baju zirah tersebut dan beralih menjadi penjahat dengan julukan Vulture.


Pertemuan pertama kali Vulture dengan Spider-Man terjadi saat Vulture tengah merampok sebuah bank. Saat itu, Peter Parker mencoba untuk menghentikannya. Namun saat itu Parker tengah dalam kondisi kesulitan keuangan sehingga ia lebih memfokuskan untuk mengambil foto dari Vulture. Terlebih, saat itu Daily Bugle siap memberikan bonus besar bagi siapa saja yang bisa mengambil gambar eksklusif dari Vulture. Karena tidak fokus melawan Vulture, Peter Parker kalah dan dipukuli habis-habisan oleh Vulture. Tak hanya itu, Vulture juga memasukan Spider-Man ke dalam tangki berisi air dari terkurung disana, beruntung saat itu Peter dapat melarikan diri.

Pertemuan Vulture dengan Spider-Man pun berakhir dengan kekalahan sang penjahat lantaran Vulture telah memberikan ancaman jika ia akan mencuri berlian sehingga polisi dan Spider-Man berhasil meringkusnya. Di dalam penjara, Vulture bergabung dengan kelompok Sinister Six dan meng-upgrade baju zirahnya dengan peralatan canggih.



Sebagai penjahat super, Vulture memanfaatkan baju zirah yang digunakannya sebagai senjata. Kostum tersebut berasal dari bahan sintesis khusus yang bisa memunculkan gaya anti gravitasi sehingga ia dapat terbang. Tak hanya terbang, Vulture dapat bermanuver di udara dengan kemampuan kostumnya tersebut. Seiring berjalannya waktu, Vulture selalu mengembangkan kostum yang dimilkinya, ia memasukan serum ke dalam kostum tersebut sehingga pemakainya bisa memiliki kekuatan, kegesitan dan kecepatan yang luar biasa. Vulture bahkan memasukan serum anti penuaan sehingga ia selalu awet muda walau usianya bertambah. Karena sering menggunaan kostum tersebut, Vulture kemudian memiliki kemampuan terbang tanpa perlu menggunakan kostum miliknya.

Selasa, 12 Juli 2016

Kaecilius


Kaecilius merupakan salah satu karakter fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh yang jarang cukup asing di dunia Marvel Universe ini mendadak menjadi perbincangan banyak penggemar lantaran menjadi musuh di film perdana Doctor Strange. Kaelicius di ciptakan oleh duo sineas Marvel, Stan Lee dan Jack Kirby. Tokoh ini muncul pertama kali pada komik berjudul Strange Tales #130yang diterbitkan pada bulan Maret 1965.

Siapakan Kaecilius? Cukup sulit mencar informasi karakter yang satu ini karena porsi kemunculan tokoh ini sangat sedikit dikomiknya (mirip seperti kemunculan Auctioneer). Dari data yang dihimpun Marvelogy, Kaecilius merupakan murid dari Baron Mordo. Baron Mordo sendiri adalah orang yang terdekat dengan The Ancient One (Tetua) sebelum Stephen Strange bergabung. Kaecilius biasanya menjadi agen yang memberikan informasi kepada Mordo. Selain itu semua pesan yang disampaikan pihak luar ke Mordo harus melalui perantaraan Kaecilius.

Saat Baron Mordo kecewa dengan The Ancient One, Kaelicious membantu Mordo di Kamar-Taj untuk menculik pemimpin perguruan tersebut. Sayangnya pada saat itu, Doctor Strange berhasil menggagalkan rencana mereka. Kaecilius bahkan mempekerjakan para penyelundup dan mafia di Hong Kong untuk membunuh Doctor Strange demi membalaskan dendam guru kesayangannya.


Karena kemunculan pada komik sangat sedikit, maka kemampuan yang dimiliki oleh Kaecilius juga tidak digambarkan begitu jelas. Yang pasti sosok Kaecilius memiliki kemampuan sihir yang sangat baik karena ia dilatih oleh Baron Mordo. Pada versi filmnya, kemungkinan besar karakter yang ditampilkan kurang lebih akan sama. Kecilius kemungkinan besar akan berbuat onar atas perintah Mordo dan hanya menjadi boneka dari rencana jahat yang telah disusun Baron Mordo.


Rabu, 15 Juni 2016

Pyro (John Allerdyce)


Pyro adalah salah satu tokoh antagonis yang ada pada komik Marvel. Sosok mutan yang dapat menguasai api ini diciptakan oleh seniman Chris Claremont dan John Byrne. Pyro muncul pertama kali pada komik berjudul Uncanny X-Men #141 yang diterbitkan Marvel pada bulan Januari 1981. Pyro juga merupakan anggota dari Brotherhood of Evil Mutants.

Siapa Pyro? Ia memiliki nama asli John Allerdyce. John lahir di Syney Australia. Bakatnya yang dapat mengendalikan api ia ketahui ketika dirinya remaja. Walau dapat mengendalikan api, John tak bisa memunculkan api layaknya yang bisa dilakukan Human Tourchdan Ghost Rider. Masa remaja John sangat kacau. Ia merupakan sosok tukang bully di sekolah. Bahkan John menggunakan kemampuannya untuk menjahili teman-temannya.

Kekuatan John kemudian diketahui oleh Xavier melalui Cerebro. Xavier pun kemudian mengundang John untuk bergabung di sekolah yang dimilikinya dengan harapan John itu dapat mengubah perilaku buruk John. Di X-Mansion (markas X-Men) tersebut, John kemudian mendapat julukan Pyro. Pada versi filmnya (X-Men dan X2), Pyro meninggalkan kelompok X-Men dan bergabung dengan Kelompok Magneto yang saat itu membenci manusia yang selalu mencoba untuk memusnahkan kaum mutan.

Sejak bergabung dengan kelompok Brotherhood of Evil Mutants, Pyro selalu membenci manusia dan ingin memusnahkan mereka. Kebenciannya semakin memuncak ketika dirinya melihat kaum mutan tewas dihabisi para manusia di depan mukanya.


Sebagai Mutan, Pyro memiliki kemampuan psionic untuk memanipulasi api sesuai dengan yang ia inginkan; meningkatkan atau menurunkan panasnya, intensitas, serta ukuran api tersebut. Dia tidak bisa membuat api sendiri, karena itu memakai kostum khusus yang bisa penyemburkan api. Kostum tersebut bisa menyemburkan api hingga jarak maksimum 25 kaki (7,6 m). Walaupun bisa mengendalikan api, Pyro bukan manusianya selalu tahan api seperti Human Torch sehingga dirinya bisa saja terbakar dengan api yang ia kendalikan sendiri.

Selasa, 14 Juni 2016

Bullseye (Lester)


Bullseye adalah salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh yang dikenal sebagai penjahat super ini pertama kali muncul pada komik Daredevil #131 yang diterbitkan pada bulan Maret 1976. Bullseye diciptakan oleh seniman Marv Wolfman dan John Romita, Sr. Penjahat yang satu ini cukup tenar di Marvel Universe. Ia bahkan berada diperingkat 20 dari daftar 100 penjahat komik terbaik versi IGN.

Siapakah Bullseye? Ia memiliki nama lain yakni Lester. Bullseye lahir dan dibesarkan di Bronx. Masa kecilnya sangat buruk dimana ayahnya selalu berlaku kasar pada dirinya. Namun Bullseye memiliki seorang kakak yang sangat menyayanginya. Sang kakak bahkan mengajarkannya menggunakan senapan dan mendidik Bullseye untuk menjadi seorang ahli tembak jarak jauh (sniper).

Pada umur 10 tahun kakak Bullseye mencoba untuk membunuh sang ayah karena perlakuannya yang kasar dengan cara membakar rumah mereka. Hal tersebut membuat Bullseye kehilangan tempat tinggal dan harus pindah di panti asuhan. Di panti asuhan tersebut Bullseye bergabung dengan kelompok baseball. Di kelompok tersebut ia menjadi seorang Pitcher yang sangat hebat. Setiap bola yang ia lempar selalu melesat cepat dan akurat. Karena keahliannya tersebut, Bullseye bergabung dengan sebuah tim dan mengikuti liga utama.


Suatu saat ketika pertandingan dilaksanakan. Bullseye mundur ke pinggir lapangan karena merasa bosan dan kemungkinan kemenangan tim-nya sangat kecil. Namun sang pelatih memaksanya tetap dalam lapangan. Salah satu anggota tim lawan bahkan mencibirnya dengan mengatakan bahwa Bullseye adalah pengecut. Merasa sakit hati, Bullseye pun kemudian melemparkan bola tepat dikepala pemain tersebut hingga terbunuh. Karena peristiwa tersebut ia mulai dijuluki Bullseye dan karirnya sebagai pemain baseball professional berakhir.

Setelah kejadian tersebut, kehidupan Bullseye menjadi berantakan. Ia bahkan menjadi pembunuh bayaran dengan menggunakan skill menembaknya. Bullseye bahkan membunuh ayahnya dengan membakarnya hidup-hidup di dalam penjara sebagai balasan kegagalan sang kakak yang gagal. Bullseye bahkan menjalankan tugas membunuh atas perintah beberapa musuh utama di Marvel Universe seperti Kingpin dan Mysterio. Bullseye juga merupakan sosok yang membantu Kingpin mengetahui identitas asli Daredevil.


Sebagai pembunuh bayaran, Bullseye memang merupakan musuh yang sangat kejam dan terkenal sebagai pembunuh tergila di dunia Marvel. Ia memiliki akurasi melempar semua benda dengan tepat dan kemampuan tersebut digunakannya untuk membunuh. Pada komiknya Bullseye membunuh targetnya dengan berbagai cara seperti menggorok leher dengan lemparan kartu remi (seperti Gambit), membunuh dengan ujung pesawat kertas, dan melemparkan tusuk gigi ke targetnya dalam jarak lebih dari 100 yard.

Selain dapat melempar semua benda dengan akurat, Bullseye juga merupakan penembak jitu yang handal setara dengan Punisher. Ia juga merupakan ahli bela diri yang handal dan memiliki tulang adamantium di tubuhnya.

Kamis, 26 Mei 2016

Executioner (Skurge)




The Executioner adalah salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh yang menjadi supervillain ini diciptakan oleh duo Stan Lee dan Jack Kirby. Tokoh dengan nama asli Skurge ini pertama kali muncul pada komik yang berjudul Journey into Mystery #103 yang diterbitkan Marvel pada bulan April tahun 1964. Tokoh dengan kapak yang merupakan anggota dari Masters of Evil ini muncul pertama di Marvel Cinematic Universe (MCU) pada film Thor: Ragnarok (2017).

Siapakah Executioner? Ia memiliki nama asli Skurge. Tokoh ini adalah seorang pejuang yang lahir di Jotunheim. Skurge mendapat julukan algojo (Executioner) setelah dirinya mengalahkan pasukan Storm Giant yang merupakan musuh yang kuat. Pada komiknya, Skurge awalnya merupakan sosok yang baik dan selalu menjaga perdamaian. Namun ia jatuh cinta pada Enchantress. Rasa cinta Skurge tersebut ternyata dimaanfaatkan oleh Enchantress untuk membantu dirinya menguasai Asgard.

Executioner kemudian bersama dengan Enchantress atas perintah dari Loki menyerang Thor. Executioner bahkan membawa Jane Foster ke dimensi lain sebagai sandera. Sebagai tebusannya, Thor harus menyerahkan Mjolnir. Thor pun kemudian menyetujui kesepatan tersebut. Saat proses pertukaran, Enchantress yang menyukai Thor, mengacaukan usaha dari Executioner. Hal tersebut membuat rencana jahat Executioner gagal. Odin pun kemudian membuang Enchantress dan Executioner ke bumi sebagai hukuman. Di bumi, Executioner bertemu dengan Baron Zemo. Ia kemudian bergabung dengan kelompok Masters of Evil. Executioner juga ikut berperan saat Baron Zemo menciptakan Wonder Man.

Sebagai seorang Asgardian, Executioner memiliki kekuatan super layaknya kekuatan khas dari pria Asgardian. Namun karena ada darah Frost Giant pada dirinya, maka kekuatan Executioner lebih baik dari pada pria Asgardian kebanyakan. Ia memiliki kekuatan penglihatan yang tajam. Ia juga mengalami penuaan yang lebih lambat dari manusia, namun tidak hidup abadi. Tubuhny sangat tahan pada benturan benda apapun. Ia bahkan kebal terhadap wabah dan penyakit, walau tak bisa menahan sihir dari Enchantress.

Executioner merupakan petarung jarak dekat. Ia memiliki dua kapak (mirip dengan kapak wiro sableng) yang menjadi senjata utamanya. Karena itu dia akan kesulitan jika melawan seseorang dengan gaya petarung jarak jauh. Kapak yang ia miliki pun sangat keras dan tajam. Kapak tersebut bahkan mampu memotong dunia antar dimensi. Sejak dibuang di bumi, Executioner mengenal senjata dan sejak bergabung dengan Masters of Evil, ia juga semakin mahir menggunakan senjata mesin.

Grandmaster (En Dwi Gast)




Grandmaster adalah karakter fiksi yang diciptakan Marvel. Karakter ini diciptakan oleh Roy Thomas dan Sal Buscema. Tokoh yang merupakan mahluk tertua di alam semesta ini (fiksi ya…) muncul pertama kali pada komik yang berjudul Avengers #69 yang diterbitkan pada bulan Oktober 1969. Grandmaster memulai debut Marvel Cinematic Universe (MCU) di film Thor: Ragnarok (2017).

Siapa Grandmaster? Asal muasal mahluk ini tidak diketahui dengan jelas. Namun dalam dunia marvel ia merupakan mahluk tertua yang ada di jagad raya. Ia juga merupakan mahluk terakhir dari ras ter-cerdas. GrandMaster merupakan pemilik perdana dari Mind Gem salah satu dari 6 infinity gems. Yang dilakukan tokoh yang memiliki alter ego En Dwi Gast ini adalah mencari informasi tentang mahluk terkuat. Caramya adalah dengan melakukan tournament. Ia bahkan memaksa semua orang-orang untuk ikut dalam permainan yang dibuatnya. Jika peserta bisa memenangkan turnamen maka Grandmaster akan memenuhi permintaannya. Dan hasilnya bisa dipastikan jika Grandmaster selalu memenangkan pertandingan.


Pada komiknya, Grandmaster menantang Death untuk bertarung. Pahlawan yang ada di bumi pun menjadi bidak untuk permainan strategi yang ia mainkan. Grandmaster berjanji jika dirinya menang, ia tak akan lagi menggunakan pahlawan bumi sebagai bidak permainannya. Namun pertandingan melawan Death tersebut hanya sebuah kedok bagi Grandmaster untuk mempelajari ilmu membangkitkan seseorang. Sejak saat itu kemampuannya semakin hebat.

Grandmaster merupakan sosok yang bisa memanipulasi apapun. Ia memiliki kekuatan yang dinamakan “Kekuatan Primordial”. Kekuatan tersebut didapatnya ketika peristiwa Big Bang yang merupakan peristiwa terbentuknya semesta dan kemunculan 6 Infinity Gems. Grandmaster juga memiliki kekuatan kosmik sehingga dirinya bisa hidup abadi, kebal terhadap penuaan, penyakit, dan racun. Sosok yang memiliki jenis rambut seperti Wolverine ini juga bisa melakukan teleportasi melintasi ruang dan waktu.

Karena merupakan ras pintar di alam semesta, Grandmaster dapat mempelajari segala sesuatu dengan cepat. Ia bahkan bisa mengoperasikan alat canggih sekalipun baru saja melihatnya. Karena itu saat pertarungan, Grandmaster sulit dikalahkan karena ia bisa melihat kelemahan lawan dengan cepat.

Selasa, 24 Mei 2016

Hela






Hela adalah salah satu karakter fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh ini diciptakan oleh Duo Stan Lee dan Jack Kirby. Hela muncul perdana pada komik yang berjudul Journey into Mstery #102yang diterbitkan Marvel pada bulan Maret 1964. Tokoh antagonis ini sering muncul sebagai musuh Thor dan akan muncul pada film Thor: Ragnarok yang rencananya akan dirilis pada tahun 2017 mendatang.

Siapa Hela? Hela adalah mahluk yang lahir di Jotunheim. Ia merupakan anak perempuan dari Loki dengan mahluk raksasa Angrbooa. Hela ditunjuk Odin sebagai Dewi Kematian dan bertugas mempimpin alam orang mati di Hel dan Nifheim. Walau sudah diberikan kekuasaan, Hela sering mencoba memperluas kekuasaan yang dimilikinya dengan menyerang Valhalla. Hal tersebut menyebabkan dirinya sering berkonfrontasi dengan Odindan Thor. 

Pada komiknya, Hela sempat mencuri sebagian jiwa dari odin ketika Odin tengah menjalani ritual OdinSleep. Hela juga melepaskan Infinity ke alam semesta. Hal tersebut Hela lakukan untuk membantu Loki yang ingin menguasai Asgard. Hela sempat ingin membunuh Thor namun Odin berhasil menyelamatkan sang anak. Odin bahkan membunuh Hela, walaupun kemudian dihidupkan kembali karena jika Hela tak hidup maka keseimbangan antara mahluk hidup dan mahluk yang sudah mati akan tidak terjaga.


Sempat diampuni oleh Odin tak memuat Hela bertobat. Hela bahkan selalu mencari kesempatan untuk membunuh Odin ketika OdinSleep walau usahanya selalu gagal. Bahkan pada komiknya, Bruce Banner alias Hulk dan Agamemnom yang merupakan penguasa Pantheon terpaksa harus turun tangan untuk menghentikan aksi dari Hela.

Hela memiliki derajat yang sama dengan para dewa Asgardian. Ia memiliki kekuatan, stamina , kelincahan, dan daya tahan yang sama dengan para dewa di Asgard. Sebagai dewi kematian. Hela memiliki kesamaan dengan Death. Ia memiliki kemampuan untuk mengambil jiwa mahluk hidup. Tak hanya manusia, para penduduk Asgard pun hidup dan mati mereka ada di tangannya. Tanggung jawab tersebut awalnya diembankan pada Hella untuk menjaga keseimbangan dunia. 


Hela selalu menggunakan jubah magisnya. Dengan jubah tersebut ia akan menjadi abadi, awet muda dan selalu sehat. Kelemahan Hela adalah jubah tersebut. Jika jubah tersebut lepas dari tubuhnya, maka tubuhnya akan membusuk dan lemah. Hela juga memiliki pedang yang bernama Nightsword dan pedang tersebut menjadi senjata utamanya.

Selain kekuatan tersebut, Hela juga bisa memerintah semua orang mati yang tinggal di Hel dan Niflheim sesuai kehendaknya. Namun, dirinya tak punya kuasa untuk menguasai orang mati di Valhalla. Karena itu Hela sangat berambisi untuk menguasai Valhalla.

Jumat, 11 Maret 2016

Hive




Hive adalah salah satu karakter yang ada pada komik Marvel. Sosok yang merupakan makhluk parasit ini diciptakan oleh Jonathan Hickman dan pertama kali muncul pada komik berjudul Secret Warriors #2 yang diterbitkan pada bulan Mei 2009 lalu. Hive merupakan salah satu hasil dari proyek yang dilakukan organisasi Hydra.

Pada komiknya, Hive diciptakan di sebuah laboratorium milik Hydra di Gehenna, New Zealand. Penciptaan Hive sendiri dibuat oleh organisasi kriminal tersebut untuk membentuk makhluk yang menyerupai logo mereka. Bentuk asli dari Hive adalah sebuah parasit yang tinggal dalam sebuah inang yakni tubuh manusia. Dalam proses pengembangannya banyak agen dari Hydra yang menjadi kelinci percobaan Hive dengan hinggap di dalam tubuh mereka. Beberapa tokoh yang ia kendalikan adalah Baron von Strucker dan Valentina Allegra de Fontaine yang akhirnya mendapat julukan Madame  Hydra. Saat menguasai tubuh Madame Hydra, Hive bahkan berkerjasama dengan Norman Osborn dan Hammer.



Sebagai sebuah parasit, Hive termasuk makhluk yang cerdas namun licik luar biasa. Karena bentuknya yang menguasai tubuh lain, membunuh Hive adalah hal yang sulit. Selain mampu menguasai tubuh makhluk hidup, Hive ternyata juga bisa hidup dapat tubuh yang sudah mati.  Kelemahan Hive adalah ia hanya bisa mengendalikan tubuh dari korbannya sesuai dengan kemampuan tubuh tersebut. Jika tubuh yang ia masuk memiliki kondisi yang lemah maka Hive pun akan menjadi sosok yang lemah hingga akhirnya ia menemukan tubuh yang baru kembali.

Pada serial Marvel’s Agents of SHIELD, Hive digambarkan sebagai sebuah alien yang sudah lama dicari-cari oleh Hydra. Hive pun datang ke bumi dengan merasuki tubuh  agen Hydra yang telah mati yakni Grant Ward.


Minggu, 13 Desember 2015

Mysterio (Quentin Beck)




Mysterio merupakan salah satu karakter antagonis yang ada pada komik Marvel. Tokoh ini diciptakan oleh duo legenda Marvel yakni Stan Lee dan Steve Ditko.  Mysterio pertama kali muncul pada komik The Amazing Spider-Man #13 yang diterbitkan pada bulan Juni 1964. Karakter yang merupakan anggota dari Sinister Six ini juga sangat terkenal di dunia Marvel. Mysterio bahkan berada di urutan 85 dari 100 daftar penjahat komik paling popular versi IGN.

Siapakah Mysterio? Ia memiliki nama asli Quentin Beck. Quentin bekerja sebagai stunt man di Hollywood dan sangat memiliki mimpi menjadi terkenal di dunia perfilman dunia. Selain seorang stunt man, ia juga memiliki keahlian sulap ilusi dan biasanya membantu kru film dalam melakukan trik gambar. Namun wajahnya yang tak tanpan membuat mimpinya menjadi aktor terkenal mengalami jala terjal karena ia kerap ditolak banyak sutradara. Karena putus asa terhadap mimpinya. Quentin pun menggunakan kemampuan ilusinya untuk menjadi penjahat.


Aksi jahat pertama dari Quentin adalah dengan memfitnah Spider-Man. Quentin menggunakan kostum Spider-Man merampok Museum Midtown. Namun kemudian Spider-Man berhasi membersihkan namanya dan memasukkan Quentin ke Penjara. Di sana ia tertemu dengan beberapa penjahat dan bergabung dengan Sinister Six. Sejak saat ini Quentin menjuluki dirinya sebagai Mysterio.

Meskipun merupakan sosok antagonis dengan pakaian nyentrik, ternyata Mysterio tak memiliki kekuatan super layaknya penjahat super Marvel yang lain. Mysterio hanya membekali diri dengan keahlian ilusi dan juga hipnotis. Tak hanya itu, kemampuannya dalam melakukan aksi stunt membuat Mysterio mampu bergerak lincah dan mengerti teknik beladiri.

Kostum yang dikenakan Mysterion pun dilengkapi banyak senjata salah satunya adalah bahan kimia yang mampu memproduksi asap ilusi. Helm yang digunakan Mysterio terbuat dari bahan plexiglass. Jubah yang ia gunakan juga mampu memunculkan ilusi hologram 3D yang mampu mengecoh lawannya sedangkan sepatunya memiliki trik pegas sehingga memudahkan dirinya bergerak.

Kamis, 26 November 2015

Auctioneer




Auctioneer merupakan salah satu tokoh yang ada pada komik Marvel. Namun tokoh ini sedikit istimewa untuk bangsa Indonesia. Mengapa? Ya, karena pada versi Marvel Cinematic Universe (MCU), tokoh ini diperankan oleh aktor asal Indonesia. Siapa dia? Dia adalah om Ray Sahetapy (penulisnya sok kenal :p). Tokoh ini muncul pada film Captain America: Civil War yang dirilis pada tahun 2016.

Tokoh Auctioneer sendiri diciptakan oleh Bill Mantlo bersama dengan David Ross. Auctioneer muncul pertama kali pada komik berjudul Alpha Flight #42 yang diterbitkan pada bulan Januari 1987. Walaupun diperankan oleh om Ray Sahetapy (sok kenal lagi) pada Captain America: Civil War, pada komiknya Auctioneer digambarkan sebagai orang berkebangsaan Kanada dengan rambut berwarna kecokelatan.


Siapakah Auctioneer? Dia adalah seorang juru lelang benda kuno. Saat muncul pertama kali di komik Alpha Flight, Auctioneer menculik Madison Jefferies dan Purple Girl yang merupakan anak dari Killgrave. Selain menjadi juru lelang barang antik, Auctioneer ternyata nyambi sebagai mafia perdagangan manusia. Tak hanya barang berharga dan antik, Auctioneer juga menjual beberapa manusia terutama manusia yang memili bakat (mutan). Auctioneer menculik para mutan dan membiusnya untuk kemudian  dilelang.

Sayang nasib Auctioneer dalam kiprah kriminalnya tak berlangsung mulus. Pada komik Alpha Flight, Auctioneer tewas setelah Purple Girl berhasil lepas dari efek bius yang diberikan dan membunuhnya. Namun pada komik tersebut tidak digambarkan Auctioneer tewas dan hingga saat ini tak ada kemunculan sang juru lelang ini di komik Marvel lain.

Selain menggunakan aktor Indonesia, Pada film Captain America: Civil War muncul juga sosok delegasi Indonesia untuk PBB. Sayangnya peran tersebut tak menggunakan orang Indonesia melainkan diperankan oleh Alexander Yasin yang merupakan aktor berdarah India.

Senin, 23 November 2015

Purple Man (Killgrave)




Purple Man merupakan salah satu tokoh karakter antagonis yang ada pada komik Marvel. Tokoh tersebut diciptakan oleh Stan Lee dan Joe Orlando. Purple Man pertama kali muncul pada komik berjudul Daredevil #4 yang diterbitkan pada bulan Oktober 2964. Selain menjadi musuh dari Daredevil, Purple Man juga merupakan musuh dari Jessica Jones dan Luke Cage.

Nama asli dari Purple Man adalah Zebediah Killgrave. Ia lahir di Rijeka, Kroasia. Tak jelas asal usul dari sosok bernama Killgrave tersebut namun ia mendapat gelar dokter dan menjadi mata-mata internasional. Suatu saat, Killgrave diberi tugas untuk menyusup di sebuah kilang bahan kimia yang diduga menyelundupkan benda berbahaya. Pada saat menjalankan tugasnya, Killgrave tersiram cairan kimia dan juga gas syaraf. Kecelakaan tersebut membuat seluruh tubuh Killgrave berwarna ungu dan sejak saat itu ia dijuluki sebagai Purple Man (Manusia Unggu).

Kecelakaan yang dialami oleh Killgrave ternyata tak hanya membuat dirinya menjadi ungu, Killgrave ternyata punya kemampuan untuk mengontrol pikiran manusia dan menguasai mereka layaknya sebuah boneka. Dengan kemampuannya tersebut Killgrave memulai aksi jahat terutama pada orang-orang yang meremehkan bentuk tubuhnya. 


Aksi kriminal Purple Man dimulai dengan mengontrol pikiran seorang wanita yang dipaksa menjadi istrinya dengan kekuatan jahatnya. Dengan wanita tersebut Purple Man bahkan memiliki anak yang mewarisi gen ungunya yakni Purple Girl. Purple Man juga sempat menyekap Jessica Jones dan memerintahkan Jessica untuk membunuh Daredevil. Salah mengira Scarlet Witch sebagai Daredevil, Jessica akhirnya mengincar Scarlet Witch hingga akhirnya Avengers menyadarkannya.

Selain bisa mengontrol pikiran orang lain, tubuh Purple Man yang terkena radiasi membuatnya mampu melakukan penyembuhan diri dengan cepat terhadap luka apapun. Dalam sejarah komik Marvel hanya ada dua tokoh  yang bisa terhindar dari kontrol pikiran Purple Man. Pertama Dr. Doom karena memiliki kekuatan menolak serangan yang mirip hipnotis tersebut. Yang kedua adalah Daredevil. Kebutaan yang dimiliki Matt Murdok membuat dirinya mudah berkonsentrasi sehingga tak mudah dipengaruhi Purple Man.

Pada Komik Alias, Purple Man sering menjadi dalang dari berbagai aksi pembunuhan dengan penyuruh orang lain melakukan aksi jahatnya tersebut.


Senin, 17 Agustus 2015

Brock Rumlow (Crossbones)



Crossbones merupakan salah satu tokoh fiksi yang ada pada komik Marvel. Tokoh antagonis yang merupakan rekan dari Red Skull ini diciptakan oleh seniman Mark Gruenwald dan Kieron Dwyer. Crosbones sendiri muncul pertama kali sebagai cameo pada komik Captain America #359 yang diterbitkan pada bulan Oktober tahun 1989. Crossbones sangat khas dengan kostum yang memiliki pola gambar tulang yang menyilang.


Rumlow dibesarkan di lingkungan keras yang sangat akrab dengan para geng di kota New York. Pertempuran antar geng membuat dirinya harus melarikan diri dari New York hingga menuju Aljaazair. Disana Rumlow bertemu dengan Albert Malik, salah satu bawahan Red Skull. Rumlow kemudian dibawa Arnim Zola ke Swiss. Di Swiss, Ia bertemu dengan Red Skulldan bergabung dengan Hydra. Rumlow pun kemudian memiliki kode nama Crossbones yang kemudian menjadi julukannya.

Crossbones kemudian diperintahkan oleh Red Skull untuk mengawasi Baron Zemo. Saat itu Baron Zemo tengah mengembangkan Bloodstone. Saat mengawasi Zemo, Crossbones bertarung dengan Captain America, namun ia dikalahkan oleh Capt. Crossbones pun kemudian bergabung dengan Skeleton Crew dan memiliki misi mencari Red Skull yang menghilang secara misterius.


Pada Komik Civil War, Crossbones berhasil membunuh Captain Amerika saat dirinya sedang berseteru dengan IronMan. Crossbones bahkan menyamar dalam organisasi SHIELD untuk mengetahui seluk beluk dari Steve Rogers.

Crossbones merupakan salah satu tentara bayaran terkuat di dunia. Secara fisik, Crossbones memiliki tubuh yang sangat tinggi dan berotot. Dirinya juga memiliki kemampuan dalam bela diri. Pandai menggunakan senjata terutama belati. Lemparan belatinya bahkan selalu tepat sasaran. Crossbones bahkan memiliki pisau pegas stileto pada sarung tangannya yang tersembunyi.